PHEB meminta MKN untuk meninjau SOP Thaipusam
Edisi

PHEB meminta MKN untuk meninjau SOP Thaipusam

GEORGETOWN – [DIKEMAS KINI] Badan Wakaf Hindu Penang (PHEB) akan meminta Dewan Keamanan Nasional (MKN) untuk meninjau beberapa prosedur operasi standar (SOP) untuk festival Thaipusam yang diumumkan pada hari Rabu.

Ketuanya, P Ramasamy, mengatakan sebuah surat akan dikirim melalui faks ke NSC pada hari Jumat karena waktu hampir habis bagi umat beriman dan kuil untuk membuat persiapan.

Dia mengatakan PHEB akan mencari relaksasi pada empat item yang diatur dalam SOP Thaipusam tahun ini, termasuk jumlah orang percaya yang menyertai gerobak.

“Ada empat hal yang kami rekomendasikan dalam SOP MKN yang diumumkan belum lama ini.

“Empat hal tersebut adalah batasan usia yang boleh mengikuti festival, jumlah kereta pengiring, jumlah jamaah yang boleh berada di areal pura hingga pura Puncak Bukit (Hilltop Temple) dan jam operasional pura. selama festival,” katanya dalam konferensi pers di Komtar di Jakarta, Jumat.

Mengomentari usulan tersebut lebih lanjut, Ramasamy mengatakan, pihaknya meminta agar NSC mengizinkan umat yang berusia di bawah 18 tahun untuk diizinkan masuk ke kuil karena didampingi oleh orang tua yang telah divaksinasi.

“Untuk jumlah pengawal kereta, NSC baru 100 orang tapi kami minta ditingkatkan menjadi 500 orang. Selain itu, kami juga meminta jam operasional candi diperpanjang dari jam 5 pagi pada 17 Januari menjadi 11 malam pada Januari. 18.

“Usulan selanjutnya adalah jumlah jamaah yang bisa berada di areal pura hingga pura Puncak Bukit (Hilltop Temple) yang telah ditetapkan NSC hanya diperbolehkan 250 orang dalam satu waktu.

“Kami akan mengajukan 3.000 orang untuk diizinkan karena kami akan memiliki sistem rotasi setiap 30 menit,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Persatuan Bangsa, Datuk Halimah Mohamed Sadique mengumumkan SOP perayaan tersebut; di antaranya hanya mengatur upacara ‘paal koodam’ atau memegang periuk berisi susu, kegiatan doa dan naik kereta, yang diperbolehkan di Thaipusam kali ini.

Upacara ‘paal koodam’ diperbolehkan dari hari Jumat hingga 19 Januari dengan jumlah pengunjung yang bervariasi sesuai dengan kuil, sedangkan acara ‘kavadi’ dan warung sementara tidak diperbolehkan.

Upacara salat berjamaah dan perjalanan serta pergerakan gerobak diperbolehkan sesuai SOP yang ditetapkan.

Posted By : totobet