Tak perlu klasifikasi orang hilang, kata polis
Berita

Tak perlu klasifikasi orang hilang, kata polis

IPOH – Polisi tidak perlu membuka berkas penyidikan orang hilang atas kasus putri guru TK Indira Ghani dan mantan suaminya, 12 tahun lalu.

Kepala polisi Perak Datuk Mior Faridalathrash Wahid mengatakan penyelidikan atas kasus tersebut telah dilakukan dan departemennya masih melanjutkan upaya untuk melacak dua orang yang terlibat.

“Investigasi telah dilakukan sebelumnya atas insiden tersebut, jadi saya tidak melihat perlu membuka kasus sebagai orang hilang.

“Kami masih dalam proses mencari mantan suami dan anak yang dilaporkan hilang,” katanya saat konferensi pers Kampanye Pencegahan Kejahatan Komersial (Kejahatan Online) 2021 di pusat perbelanjaan AEON Kinta City di sini, Kamis.

Dia mengatakan, dari laporan media, mereka diberitahu bahwa wanita itu telah meminta agar kasus tersebut diklasifikasi ulang sebagai orang hilang.

Namun, kata dia, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan baru terkait hilangnya putranya.

“Sejauh ini belum ada (laporan baru) tapi saya sudah membaca berita di portal dan koran bahwa dia (Indira) meminta polisi untuk mengklasifikasi ulang kasus itu sebagai orang hilang,” katanya.

Pekan lalu, Indira dalam jumpa pers meminta polisi mengklasifikasi ulang kasus anaknya sebagai kasus orang hilang.

Desakan itu dilontarkan karena kondisi dan lokasi anaknya tidak bisa dilacak sejak 2010.

Indira sebelumnya telah mengajukan dua laporan polisi pada September 2019 dan April 2020 di Putrajaya sehingga kasus tersebut tergolong orang hilang.

Posted By : keluaran hk hari ini tercepat