Selangor mencatat pertumbuhan ekspor tertinggi, Penang impor tertinggi
Economy

Selangor mencatat pertumbuhan ekspor tertinggi, Penang impor tertinggi

KUALA LUMPUR – Selangor mencatat peningkatan ekspor tertinggi pada November 2021, menyumbang RM6,3 miliar dari total pertumbuhan ekspor negara sebesar 32,4 persen menjadi RM27,5 miliar pada bulan tersebut, kata Departemen Statistik Malaysia.

Kepala Statistik Datuk Seri Dr Mohd Uzir Mahidin mengatakan Johor dan Penang peringkat kedua dan ketiga dengan ekspor tumbuh masing-masing RM5,3 miliar dan RM4,4 miliar.

Volume perdagangan Malaysia pada November 2021 bernilai RM205,5 miliar, meningkat 34,9 persen tahun-ke-tahun, dengan ekspor senilai RM112,2 miliar (32,4 persen tahun-ke-tahun) dan impor senilai RM93,3 miliar ( 38,0 persen tahun-ke-tahun).

Dia mengatakan negara bagian lain yang juga mencatat pertumbuhan ekspor termasuk Sarawak (RM3,1 miliar), Kedah (RM2,1 miliar), Sabah (RM1,8 miliar), Pahang (RM1,6 miliar), Kuala Lumpur (RM1,2 miliar). , Melaka (RM904,8 juta), Wilayah Federal Labuan (RM692,5 juta), Perak (RM254,0 juta), Negeri Sembilan (RM245,8 juta), dan Perlis (RM11,2 juta).

“Namun, ekspor menurun di Terengganu (RM346,6 juta) dan Kelantan (RM42,5 juta),” katanya dalam laporan Statistik Ekspor Impor Menurut Negara untuk November 2021 yang dirilis pada Kamis.

Sementara itu, Mohd Uzir mengatakan lima negara bagian yang mendominasi ekspor Malaysia, yakni Penang (28,2 persen), Johor (20,6 persen), Selangor (19,0 persen), Sarawak (7,6 persen), dan Kedah (4,0 persen).

Menurut dia, ekspor kelima negara bagian tersebut menyumbang 79,4 persen dari total ekspor Malaysia pada November 2021.

Adapun impor menurut negara, katanya, Penang mencatat angka impor tertinggi dengan peningkatan RM6 miliar, diikuti oleh Johor (RM5,6 miliar), dan Selangor (RM4,7 miliar).

Sementara itu, impor Kedah meningkat RM2,7 miliar, Kuala Lumpur (RM2,2 miliar), Negeri Sembilan (RM1,8 miliar), Sarawak (RM749,8 juta), Perak (RM533,7 juta), Pahang (RM305,5 juta). ). juta), Sabah (RM260,5 juta), Labuan (RM151,6 juta), Terengganu (RM105,1 juta) dan Perlis (RM22,4 juta).

“Namun, impor menurun di Melaka (RM34,9 juta) dan Kelantan (RM5,7 juta),” katanya.

Selangor tetap menjadi kontributor utama impor dengan 25,6 persen, diikuti oleh Penang (23,3 persen), Johor (20,3 persen), Kuala Lumpur (7,5 persen) dan Kedah (7,1 persen). – Bernama

Posted By : togel hari ini hk