Polisi menyangkal warga Singapura akan diculik saat perbatasan dibuka
Berita

Polisi menyangkal warga Singapura akan diculik saat perbatasan dibuka

JOHOR BAHRU – Polisi Johor membantah pernyataan menular di media sosial mengenai kemungkinan warga Singapura diculik di distrik itu saat perbatasan Malaysia-Singapura dibuka.

Kepala polisi Johor Datuk Ayob Khan Mydin Pitchay mengatakan departemennya akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab apakah menyebarkan konten tidak autentik, rumor atau berita tentang masalah tersebut.

Ia mengatakan, secara keseluruhan indeks kriminalitas di Johor periode Januari 2021 hingga kemarin menunjukkan penurunan sebanyak 2.610 kasus yakni 39,67 persen dan terkendali.

“Kasus razia di Johor pada periode yang sama juga mencatat penurunan 125 kasus setara 77,64 persen dibandingkan tahun lalu. Demikian pula kasus pencurian sepeda motor mengalami penurunan sebanyak 1.099 kasus yaitu 51,05 persen,” katanya dalam keterangannya malam ini.

Ayob Khan mengatakan, bagaimanapun, pihaknya akan terus bertindak agresif untuk memerangi kegiatan kriminal dan memastikan bahwa Johor aman untuk ditinggali dan dikunjungi.

Terkait hal tersebut, ia berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan apa yang disampaikan dan mengecek terlebih dahulu untuk mendapatkan keaslian informasi tersebut.

Sebelumnya, pernyataan tersebut mengklaim bahwa ada ratusan pencuri sepeda motor di distrik tersebut yang siap menculik wisatawan dari Singapura ketika perbatasan Malaysia-Singapura dibuka kembali dan antara lain mengklaim bahwa polisi tidak akan mengambil tindakan karena terlalu banyak pencuri di Johor. -Bernama



Posted By : keluaran hk hari ini tercepat