‘Pemberantas Korupsi tidak menghukum’
Khas

‘Pemberantas Korupsi tidak menghukum’

SHAH ALAM – Peran dan tugas sebenarnya dari Pemberantas Korupsi adalah mendidik dan menyadarkan masyarakat akan bahaya korupsi, bukan lembaga investigasi untuk menghukum individu yang melakukan budaya menjijikan tersebut.

Ketua Tim Inti Pemberantas Korupsi, Datuk Hussamuddin Yaacub mengatakan, Tim Pemberantas Korupsi dibentuk untuk memberantas budaya korupsi yang telah membudaya selama puluhan tahun di tanah air.

Ia yang juga Ketua Direksi Karakraf Group ini mengatakan, tugas tim Pemberantas Korupsi bersama afiliasinya bukan untuk menjadi badan penyidik, apalagi sebagai badan peradilan.

Ia menegaskan, tugas utama Pemberantas Korupsi adalah menata ulang atau ‘mengatur ulang’ #NilaiMoralKarakterBangsa secara holistik, selain mendidik masyarakat untuk membenci praktik korupsi sejak dini.

“Selain itu, peran tim Pemberantas Korupsi adalah mencoba melibatkan perubahan sistem nilai, kelembagaan dan undang-undang yang ada.

Pemberantas Korupsi harus fokus pada tugas-tugas itu, bahkan tidak emosional ketika melakukan tugas itu, katanya dalam tweet di Twitter, Jumat.

Ia mencontohkan, setiap pasien yang bergejala Covid-19 perlu dilakukan tes PCR untuk memastikan tingkat kesehatan pribadinya.

Jelas, jika positif, individu tersebut perlu dirawat di rumah sakit dan dokter atau petugas kesehatan akan memantaunya.

“Masyarakat diminta untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP) untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Demikian pula, tindak pidana korupsi harus diusut tuntas oleh pihak-pihak yang bertanggungjawab yang diberi kewenangan.

“Jika positif atau bersalah, pelakunya harus dihukum atau dimasukkan ke penjara,” katanya.

Ia menambahkan, pekerjaan penyidikan masalah korupsi harus dilakukan oleh kelompok yang ahli dan berpengalaman.

“Itu adalah tugas badan investigasi. Masyarakat perlu fokus memberantas budaya korupsi,” ujarnya.

Posted By : pengeluaran hk hari ini 2021 live tercepat