MAFI aktif ekspor sarang walet gua ke China
Economy

MAFI aktif ekspor sarang walet gua ke China

SHAH ALAM – Kementerian Pertanian dan Industri Pangan (MAFI) akan terus menggencarkan potensi negara untuk ekspor Sarang Burung Walet (SBW) ke China dalam waktu dekat.

Menteri Pertanian dan Industri Pangan, Datuk Seri Dr Ronald Kiandee mengatakan, sejauh ini produksi negara gua SBW 40-60 metrik ton per tahun.

Dikatakannya, potensi gua SBW tinggi karena harga sarang burung walet mentah tidak bersih (EBN-RUC) sekitar RM8.000 per kilogram.

Dikatakannya, hingga tahun 2021, sudah terdaftar 16.731 rumah burung walet dan lima penghasil goa SBW yaitu di Gua Gomantong dan Gua Madai di Sabah, Gua Silabur dan Gua Niah di Sarawak serta Gua di Pulau Dangli, Langkawi, Kedah.

“SBW gua adalah produk premium yang diproduksi oleh negara yang pasar ekspornya belum dijajaki ke China yang merupakan negara konsumen gua SBW terbesar di dunia dengan permintaan 80 metrik ton per tahun.

“Saat ini goa mentah SBW belum dibersihkan dan hanya diekspor ke Hong Kong, Taiwan, dan Vietnam,” katanya dalam keterangannya, Jumat.

Ronald sebelumnya telah melakukan survei operasi di pabrik pengolahan Sarang Burung Walet (SBW) Beho Birdnest Sdn Bhd (Beho Birdnest) pada Kamis.

Ronald (kanan) dengan Sekretaris Jenderal MAFI Datuk Haslina Abdul Hamid (kiri) melihat operasi di pabrik pengolahan SBW Beho Birdnest pada hari Kamis.

Ronald (kanan) dengan Sekretaris Jenderal MAFI Datuk Haslina Abdul Hamid (kiri) melihat operasi di pabrik pengolahan SBW Beho Birdnest pada hari Kamis.

Dalam kunjungan yang sama, ia juga meluncurkan produk gua SBW yang diproduksi oleh perusahaan Beho Birdnest.

Beho Birdnest adalah salah satu operator aktif SBW di Malaysia dan pabriknya terdaftar di General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC) dan juga memiliki persetujuan untuk mengekspor sarang burung walet bersih (EBN-RC) dan sarang burung walet najis ( EBN -RUC) ke negara itu.

Lebih lanjut, Ronald mengatakan, pentingnya pemasaran gua SBW langsung ke China adalah untuk memastikan produk negara itu dapat ditempatkan di pasar utama republik dengan nilai riil yang bisa mencapai RM20.000 per kilogram.

Ia mengatakan, hal tersebut hanya akan tercapai jika dipasarkan dengan tingkat kualitas yang aman dikonsumsi dan memiliki jejak.

Menurutnya, MAFI melalui Department of Veterinary Services (DVS) sebelumnya telah membuat Program Walet Premises Registration System yang dikenal dengan METS (Malaysia EBN Traceability System) untuk memperkuat sistem traceability untuk mencapai standar global yang juga menjadi salah satu syarat bagi SBW Ekspor Malaysia ke China.

Ronald (kanan) bersama Sekjen MAFI Datuk Haslina Abdul Hamid (empat dari kiri) saat peluncuran produk goa SBW produksi Beho Birdnest, Kamis.

Ronald (kanan) bersama Sekjen MAFI Datuk Haslina Abdul Hamid (empat dari kiri) saat peluncuran produk goa SBW produksi Beho Birdnest, Kamis.

Permintaan dan nutrisi yang sangat tinggi dari sarang burung walet ini membuat nilai pasarnya tinggi dengan total ekspor pada tahun 2020 menjadi 5.654 metrik ton senilai RM1,2 miliar.

Ekspor komoditas SBW juga tetap kuat di saat negara masih berjuang melawan wabah pandemi Covid-19.

Importir utama SBW selain SBW gua dari Malaysia adalah China yang mengimpor 80 persen dari total ekspor SBW Malaysia.

Hingga tahun 2021, sebanyak 41 plant SBW di Malaysia telah disetujui oleh GACC, yaitu 38 plant EBN-RC dan 3 plant EBN-RUC.

Untuk memenuhi protokol ekspor SBW ke China, DVS telah mengakreditasi dan mengakreditasi sertifikasi Veterinary Health Mark (VHM) untuk 30 pabrik pengolahan dan sertifikasi Good Veterinary Hygiene Practice (GVHP) untuk 44 pabrik pengolahan.

Posted By : togel hari ini hk