Jangan membalas hinaan orang kepada kami
Lifestyle

Jangan membalas hinaan orang kepada kami

KETIKA kita dihadapkan dengan hinaan yang ditujukan kepada kita, tidak ada yang bisa menahan betapa sakitnya ketika mereka mendengarnya.

Haruskah kita menanggapi atau hanya diam dan tuli?

Sebagai Muslim yang beriman, sebenarnya kita memiliki dua pilihan untuk bertindak.

Pertama, melakukan tindakan yang mendatangkan pahala dan tindakan lain yang mengisi ‘persediaan’ dosa.

Jadi, mana yang menjadi pilihan kita?

Lebih baik memilih tindakan yang membawa pahala bagi kita, yaitu diam lebih baik.

Rasulullah SAW bersabda: “Jika seseorang menghinamu tentang apa yang dia ketahui tentangmu, jangan hina dia tentang apa yang kamu ketahui tentang dia karena pahalanya untukmu dan kemalangan baginya.” (Sejarah Ad Dailami)

Hadits tersebut mengingatkan kita untuk tidak mudah tersinggung ketika dihina, dicaci atau dicaci maki.

Serahkan semua pada ALLAH SWT.

Mencontohkan sikap Rasulullah SAW yang selalu sabar dan menyerahkan segalanya kepada ALLAH SWT.

Bahkan, dia tidak pernah menanggapi dengan kata-kata kasar. Sebaliknya, hanya tersenyum dan menasihati dengan bijaksana dan tidak menyakiti atau menyakiti perasaan orang lain.

Salah satu sahabat dekat Nabi SAW, Anas bin Malik RA meriwayatkan, Rasulullah tidak pernah melakukan perbuatan keji, juga tidak memiliki lidah yang kotor (suka mengumpat) dan tidak bersumpah.

Anas bin Malik berkata lagi, ketika seseorang mengkritik Nabi SAW sebagai orang yang kotor (berdebu) karena banyak (sujud), dia hanya mengatakan apa yang seharusnya.

Belajarlah menerima segala pahitnya hinaan orang kepada kita dengan bersikap terbuka dan mengadu kepada ALLAH SWT.

Sesungguhnya pahala yang kita cari bukanlah hal yang mendatangkan dosa.

(Sumber: Mohd Nasruddin Dasuki)

Posted By : nomor yang akan keluar malam ini hongkong