E-commerce, layanan pesan-antar makanan mencatatkan pertumbuhan US miliar
Economy

E-commerce, layanan pesan-antar makanan mencatatkan pertumbuhan US$7 miliar

SEKTOR e-commerce dan layanan pengiriman makanan akan mencatat pertumbuhan US$7 miliar (RM29,28 miliar) dalam hal nilai perdagangan bruto (GMV) pada tahun 2021, kata Menteri di Departemen Perdana Menteri (Ekonomi), Datuk Seri Mustapa Mohamed.

Ia mengatakan hal ini juga sejalan dengan dampak pandemi Covid-19 yang telah mengubah lanskap bisnis dan mendorong pertumbuhan digitalisasi yang pesat dengan banyak pengusaha mulai mengadopsi penggunaan platform e-commerce dan selanjutnya meningkatkan adopsi digital dalam bisnis.

“Yang jelas gig economy menjadi semakin penting di negara kita dengan sebagian besar yang terlibat adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (PMKS),” ujarnya saat meresmikan Reboot Now! 2022 di sini, pada hari Kamis.

Departemen Statistik Malaysia sebelumnya melaporkan bahwa transaksi e-commerce melonjak RM71,7 miliar menjadi RM268 miliar pada kuartal kedua 2021 dibandingkan RM196 miliar pada kuartal pertama 2020.

Pada tahun 2021, layanan pesan-antar makanan juga akan tumbuh sebesar 35 persen.

Mengomentari lebih lanjut, Mustapa mengatakan, banyak perusahaan telah berhasil mengadopsi penggunaan digitalisasi dalam bisnis mereka seperti myBurgerLab, BloomThis, HausBoom, KPJ Healthcare dan Les’ Copaque yang juga membantu memperluas pasar mereka.

“Pada 2025, diharapkan setidaknya 90 persen atau lebih dari 800.000 PMKS telah menerapkan digitalisasi dalam operasional bisnisnya,” ujarnya.

Menurut dia, untuk mendorong digitalisasi di kalangan PMKS, pemerintah telah mengalokasikan RM200 juta di bawah APBN 2022 melalui skema hibah digitalisasi PMKS untuk membantu pengusaha mikro Bumiputera secara khusus.

Selain itu, kata dia, sebanyak 1.083 Malaysian Family Digital Economy Center (PEDi) yang berperan sebagai penunjang perusahaan, terutama di daerah pedesaan yang mengalami kendala perangkat dan koneksi internet, juga akan beroperasi pada akhir tahun ini.

Mustapa mengatakan, sejalan dengan Malaysia Plan ke-12, PMKS akan lebih fokus ke pasar internasional.

“Pemerintah akan membantu PMKS yang berpotensi tinggi untuk melakukan upaya ekspor melalui pemberian bantuan berupa advisory services, international market intelligence survey, registrasi IP (internet protocol) serta brand and product development,” ujarnya. – Bernama

Posted By : togel hari ini hk