16 van sekolah beroperasi tanpa izin yang sah
Edisi

16 van sekolah beroperasi tanpa izin yang sah

SEREMBAN – Dinas Perhubungan Jalan (JPJ) Negeri Sembilan telah mengidentifikasi 16 mobil van sekolah yang beroperasi tanpa izin yang sah.

Direktur JPJ Negeri Sembilan, Hanif Yusabra Yusuf mengatakan, pihaknya mendeteksi aktivitas tersebut setelah melakukan observasi dan intelijen sejak 18 November hingga kemarin (Rabu) dalam operasi bus sekolah tanpa izin yang digelar pihaknya.

“Total 28 petugas dan aparat terlibat dalam operasi tersebut. Masalah mobil van sekolah tanpa izin tidak boleh dianggap remeh karena membuat siswa berisiko jika terjadi kecelakaan karena tidak ditanggung oleh asuransi,” katanya kepada seorang konferensi pers setelah melakukan operasi bus sekolah tanpa izin. di sini, pada hari Kamis

Hanif Yusabra mengatakan, JPJ akan terus melakukan penertiban untuk mendeteksi mobil-mobil ilegal di negara bagian yang banyak ditemukan di perkotaan.

Hanif Yusabra (dua dari kanan) menunjukkan van sekolah haram yang ditahan.

Hanif Yusabra (dua dari kanan) menunjukkan van sekolah haram yang ditahan.

Dia mengatakan individu yang terlibat menghindari biaya operasional yang tinggi dan tidak ingin menghadapi berbagai prosedur yang ditetapkan oleh pihak berwenang untuk memilih beroperasi secara ilegal.

“Mereka ingin mengambil jalan keluar yang mudah untuk beroperasi karena mereka tidak ingin melalui prosedur yang harus diikuti.

“Di antara prosedur utama yang perlu dilakukan adalah mengajukan izin bus sekolah yang ditetapkan oleh Angkatan Angkutan Umum Darat (APAD), memiliki izin kendaraan bermotor komersial dan kendaraan bekas perlu melakukan pemeriksaan berkala setiap enam bulan sekali dengan Sistem Komputerisasi. Pusat Pemeriksaan Kendaraan (Puspakom),” imbuhnya.

Menurut Hanif Yusabra, operator mobil sekolah yang beroperasi secara ilegal itu rela menggadaikan nyawa para siswa karena hanya memikirkan keuntungan mata-mata.

Ia mengatakan, agar tidak diketahui pihak berwajib dan orang tua, pihak yang terlibat akan mengecat mobil van tersebut dengan warna kuning.

“Namun upaya ini akan lebih efektif jika ada kerjasama semua pihak, terutama orang tua, agar tidak memilih jasa van atau bus sekolah ilegal,” ujarnya.

Posted By : totobet