120 penduduk asli menjadi kelompok pertama yang menerima dosis booster
Khas

120 penduduk asli menjadi kelompok pertama yang menerima dosis booster

KUANTAN – Sebanyak 120 masyarakat adat di Kecamatan Rompin menjadi kelompok pertama di Pahang yang menerima dosis booster vaksin Covid -19 sejak awal bulan ini.

Direktur Pahang Orang Asli Development Department (Jakoa) Johari Alwi mengatakan mereka adalah masyarakat sekitar, termasuk mereka yang menjadi garda terdepan dalam membantu mereka melaksanakan berbagai program yang melibatkan orang asli.

Menurutnya, di Pahang sebanyak 90 persen dari 54.000 masyarakat adat yang memenuhi syarat telah menyelesaikan penyuntikan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama dan kedua.

“Orang-orang ini belum mencapai periode untuk menerima dosis booster antara tiga hingga enam bulan setelah menyelesaikan vaksinasi.

“Jadi, kami akan terus berupaya membantu masyarakat adat di negara bagian untuk mendapatkan dosis booster yang diberikan secara bertahap.

“Sejauh ini baru sekitar 2.000 orang yang belum mendapat suntikan,” katanya saat dihubungi, Minggu.

Pada hari Sabtu, program booster dose dilakukan untuk masyarakat Aborigin di Kantor Jakoa Muadzam Shah dan juga dihadiri oleh Anggota Majelis Negara (ADUN) Muadzam Shah, Razali Kassim dan Ketua Tim Relawan Jakoa Pahang (JPVT), Zahar Tan.

Johari mengatakan program booster dose merupakan pionir dalam pemberian dosis booster kepada masyarakat adat di Pahang.

Dijelaskannya, program yang sama akan diadakan di beberapa kabupaten lain dan diskusi dengan Kementerian Kesehatan Malaysia (Depkes) akan diadakan program booster dosis secara berkelompok di pemukiman mereka.

“Saya berupaya agar semua masyarakat adat yang berusia 12 tahun ke atas mendapatkan vaksin Covid-19 dan dosis booster. Kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga akan dilakukan.

“JPVT kini terlibat membantu melancarkan setiap program yang diselenggarakan oleh Jakoa Pahang,” ujarnya.

Posted By : pengeluaran hk hari ini 2021 live tercepat